PENGERTIAN DARI OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI) 1-3
Di Susun oleh :
· Angga Arya Wardana
· Muhammad Irvan Sihabuddin
· Muhammad Husni Johansyah
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang pengertian layer open system interconnection (osi) 1-3
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang pengertian layer open system interconnection (osi) 1-3 ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
· PENGERTIAN
Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini,International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yangdikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda
· FUNGSI LAYER
1.Layer Physical
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalahdesain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit.
Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?.
Diperlukan berapamikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan padakedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masingpin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secaramekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physicallayer. Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical)koneksi antar peralatan.
Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melaluimedia jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layerPhysical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
2.Layer Data-link
Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data danmentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi.
Sebelumditeruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkanpengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlahratusan atau ribuan byte).
Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secaraberurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima.Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atauarsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenalibatas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awaldan akhir frame.
Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, makadiperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salahdianggap sebagai batas-batas frame.
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena
menyediakan transfer data yang lebih nyata.
Sebagai penghubung antara media network danlayer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir daridata binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layerphysical.
Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network.

